Anak yang tdk suka temannya bahagia
Mika merupakan salah satu anak yang selalu kurang suka melihat temannya bahagia, dia selalu bercerita kepadaku dengan mengatakan mengapa pundak orang lain seperti tak diberi beban. Seolah-olah hanya pundaknya yang berat dengan beban.
“Dik kok gue aneh ya kenapa sih hidup orang itu lurus-lurus aja, sedangkan gue kesusahan buat baik baik aja?
Hari itu aku katakan kepadanya bahwa beban hidupmu akan terasa berat jika terus membandingkan hal yang tidak sepenuhnya dia ketahui. Padahal,dia sendiri tidak mengetahui seberat apa orang lain, orang yang menurutnya lurus-lurus saja hidupnya, memiliki beban seperti apa dan perjuangan yang telah orang tersebut menangkan.
Lalu, dia hanya terdiam memikirkan perkataanku saat itu. Kadang, menasihati orang lain itu lebih mudah daripada menasihati diri sendiri. Aku pun kadang melakukan kebiasaan buruk itu, membanding-bandingkan segala sesuatu yang terlihat dengan ku.
Dulu seseorang juga yang menasihatiku bahwa Tuhan menciptakan setiap pundak memang untuk diberi beban, tergantung kita merasa terbebani atau tidak.“Untuk porsi jangan dipertanyakan, ya. Karena Dia Maha Segalanya termasuk perihal keadilan.” Ucap seseorang itu padaku.
Pada akhirnya ini tergantung dari sikap yang kita pilih, ingin memilih terbebani ataukah bahagia. Waktu pun akan terus berjalan tanpa peduli siapa yang aku pilih. Sungguh sangat merugi Ketika waktu tak lagi berputar dan aku masih saja bergelut dengan apa-apa yang terasa membebani.
Untuk itu, aku memilih bahagia dan menjatuhkan diri pada syukur sebanyak banyaknya. Pada tiap-tiap hikmah yang bertebaran di manapun aku berpijak, atas semua suka maupun duka dalam alur kisah hidup yang aku jalani yang telah dirancang oleh-Nya. Dan aku sudah menyimpulkan bawasannya semua orang mempunyai masalah hidup yang tidak sama dengan yang lain
Maka dari pada itu kita harus bisa melewati segala masalah dengan kepala yang dingi atau dengan kebijakan kita masing masing dan pasti masalah itu akan selesai dengan sendirinya.

Komentar
Posting Komentar